Rabu, 26 September 2012

Kisah seorang suami yang menyentuh hati

Pagi itu, klinik sangat sibuk, sekitar pkl.09.30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru bisa ditangani setidaknya 1 jam lagi.
Sewaktu menunggu pria tua itu nampak geliasah, sebentar-sebentar dia melirik ke jam tangannya, saya merasa kasihan, jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya lukanya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter saya putuskan untuk melakukannya sendiri.
Sambil menangani lukanya sayaapakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat disana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer’s, lalu saya bertanya apakah istrinya akan marah kalau dia terlambat, dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak dapat mengenalinya lagi sejak 5 tahun terakhir.

Saya sangat terkejut dan berkata “Bapak masih pergi kesana tiap hari walaupun istri Bapak sudah tidak kenal Bapak lagi?” Dia tersenyum sambil menepuk tangan saya ” Tetapi saya masih menganali dia kan?”

Sungguh,, saya sangat terharu mendengar ceritanya, saya menahan air mata sampai kakek itu pergi…. CINTA KASIH seperti itulah yang saya mau dalam hidupku, diperjuangkan, memperjuangkan, penuh pengorbanan….
Dikisahkan dari seorang sahabat untuk membuka pintu hati kita…
Sumber: Ruanghati

Lupa Password BlackBerry Id Saat Masuk App World

Tips untuk mengatasi ketika Password BlackBerry Id Saat Masuk App World.

Mungkin masalah ini pernah kalian alamai saat akan melakukan download aplikasi atau theme dari Blackberry App World, sebuah pesan error muncul dengan kalimat

Error Unable to validate the email address and password combination (Error ID: 30601).” 

 yang membuat kalian tidak bisa login ke app world tersebut. Jangan panik mungkin tips berikut dapat mengatasi masalah kaliant tersebut


  1. Pada waktu kalian diminita untuk masuk ke BlackBerry App World, klik pada menu Forgot Password?
  2. Kemudian akan muncul muncul BlackBerry Id Username, klik pada username anda atau alamat email yang dipakai.
  3. Lalu setelah muncul Password Recovery Question, masukkan jawabannya, jika jawaban yang dimasukkan benar maka kalian dapat scara langsung mengganti password dengan password baru.
Bagaimana jika setiap jawaban yang kalian masukkan tetap saja salah? maka yang dapat kalian lakukan adalah membuat BlackBerry Id baru. Cara untuk BlackBerry Id baru ini dapat kalian lakukan dengan mengunjungi situsnya di https://blackberryid.blackberry.com atau http://us.blackberry.com/id/ lalu klik pada Register for a BlackBerry Id dan ikuti langkah-langkah yang diberikan. Harap diperhatikan untuk memasukkan password yang mudah untuk ingat dan Password Recovery Question yang mudah untuk dijawab untuk jaga jaga jika kalian lupa lagi password BlackBerry Id kalian .

Kamis, 20 September 2012

Karena Kau Begitu Berarti


Sahabatku, ada sebuah pertanyaan bila orang sedang jatuh cinta, “Mengapa ya dia memilih saya menjadi pendamping hidupnya?” karena anda begitu berarti dalam hidupnya. Layak dicintai adalah lambang keberartian, sebab cinta bukanlah bagunan yang berdiri dilahan kosong, cinta tidak dipersembahkan untuk padang jiwa yang kosong, tidak juga karya tanpa makna. Kita memiliki arti dan makna maka kita layak dicintai. Bukan jiwa yang hampa namun sebuah keberhargaan perasaan cinta itu sendiri dan keberhargaan sosok yang kita cintai. Keberartian menjadi awal cinta, kita akan merasa perasaan cinta kita begitu berharga bila kita mencintai orang yang layak menerima perasaan kita. Sedangkan seseorang yang kita cintai karena dia begitu berharga dalam hidup kita. Dia layak untuk kita cintai, sosok yang memang layak untuk menerima limpahan kasih sayang kita dan kita menjadi manusia yang tidak menyia-nyiakan perasaan sendiri dengan mencintainya, karena hidup ini begitu indah, memiliki seseorang yang kita cintai yang merasakan sungguh berarti diri kita dalam hidupnya.
Sungguh indah dalam hidup ini, bila orang yang kita cintai dengan tulus bertutur lirih, “Karena kau begitu berarti dalam hidupku.” Keberartian hidup kita bagi orang lain terjalin cinta untuk disatukan dalam pernikahan adalah perasaan alami sebagai karunia Allah. Sebagai karunia Allah perasaan itu agung menjadi gejolak kemanusiaan yang diridhai disisiNya dan karena keridhaan Allah itulah Rasulullah bersabda, “Tidak ada yang bisa dilihat lebih indah bagi mereka yang sudah saling jatuh cinta kecuali pernikahan.” (HR. Al-hakim). sehingga meraih dua keindahan sekaligus, keindahan yang berpadu dari kecintaan kita kepada pasangan kita yang memancar dari kecintaanNya kepada kita, pada saat yang sama, kita mendapat limpahan cinta dan kasih sayang Allah.

Rabu, 19 September 2012

Kiat Membina Cinta Saat Berjauhan


Hubungan jarak jauh atau yang biasa dikenal dengan istilah long distance relationship adalah sebuah hubungan yang biasa dilakukan oleh sebuah pasangan dalam kondisi mereka tidak ada di satu tempat secara bersama-sama alias berjauhan, dan biasanya jarak yang memisahkan cukup jauh dan tidak memungkinkan untuk mereka bisa secara rutin bertemu dan berkomunikasi. Hubungan seperti ini lazim dilakukan oleh sebuah pasangan yang dimana masing-masing individu tersebut mempunyai satu rutinitas masing-masing yang memaksa mereka untuk tidak bersama dalam satu lokasi. Misalnya ketika saya menikah dulu, saya dan istri sempat melakukan LDR ini dikarenakan saya bekerja dan belum kelarnya kuliah saya di Bogor. Sementara istri pun bekerja menjadi seorang guru yang sudah termasuk PNS yang tidak bisa begitu saja mutasi dan menemani saya. Akhirnya, kami memutuskan untuk LDR dan kami hanya bertemu satu bulan sekali karena memang jadwal kepulangan saya tidak bisa saya lakukan satu pekan sekali (maklum, cintaku berat di ongkos hehe).
Setelah 5 bulan pernikahan kami berlalu, akhirnya saya pun wisuda dan satu bulan kemudian istri dinyatakan positif hamil. Maka, saya pun memutuskan untuk langsung resign dan memilih untuk menemani istri di kota Cirebon. Alhamdulillah, acara LDR pun tak berlangsung lama sehingga kami pun bisa melakukan kehidupan rumah tangga kami secara normal, apalagi kini dengan hadirnya anak kami (arfa) membuat keluarga kami menjadi lebih lengkap alhamdulillah.
Ternyata kalau dipikir-pikir menjalani LDR itu cukup berat juga loh, apalagi konteksnya bukan hanya sekedar berpacaran alias LDR ketika sudah menikah dan berumah tangga. Bayangkan, misalnya karena pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, sepasang suami istri pun rela untuk saling berjauhan. Mending kalau cuma seminggu atau sebulan saja dikarenakan ada perjalanan dinas atau pelatihan. Karena biasanya tak jarang juga ada pasangan yang jadwal ketemunya cuma setahun sekali. Waduh gimana ceritanya ya? Harus ekstra sabar tuh dalam menjalani hari-harinya. Apalagi bagi pasangan yang sudah dikaruniai anak. Peran orang tua disini sangat berpengaruh sekali loh dalam tumbuh kembangnya.
Saya sudah menulis di postingan yang lalu, tentang kiat-kiat dalam menjalani hubungan jarak jauh ini. Dan saya cuma bisa memberikan support bagi anda semuanya yang masih melakukan LDR ini untuk tetap bersabar dan berusaha semaksimal mungkin bisa secepatnya untuk bersama. Kalau ternyata anda sebagai suami memiliki tempat kerja di luar kota dan tidak bisa membawa keluarga anda turut serta, maka usahakan untuk selalu berkirim berita baik itu melalui surat, SMS ataupun telepon. Apalagi sekarang di jaman yang serba canggih ini, anda bisa melakukan video call sambil bercakap-cakap via chatting di Yahoo Messenger atau Skype. Jauh pun bisa terasa dekat loh..
Selanjutnya adalah bagi para suami, hendaklah giat menabung dan mengumpulkan modal untuk membuka usaha sendiri atau mencari pekerjaan yang lokasinya masih berdekatan dengan rumah sehingga anda tidak perlu meninggalkan keluarga anda jauh-jauh. Kebayang kan? Masa seumur-umur hidup berumah tangga mau berjauhan terus? Kalau saya gak bisa deh! Apalagi istri tipe wanita yang selalu butuh perhatian dan terkesan sedikit manja, dan tentunya karena anak saya yang masih kecil dan tidak bisa kalau ditinggal lama-lama soalnya jauh dari orang tua dan mertua juga.
Menjaga komitmen dan saling percaya juga bisa menjadi modal penting bagi anda yang ternyata terpaksa untuk LDR. Karena, tentu saja di luar sana begitu banyak godaan yang senantiasa bisa merusak hubungan pernikahan anda. Dengan LDR, persentase bagi anda untuk melakukan selingkuh dan menduakan si dia begitu besar. Jangan salah ya, kebutuhan untuk saling menyayangi baik itu dalam melakukan hubungan pasutri ataupun yang lainnya menjadikan kita harus ekstra sabar dan menahan segala bentuk godaan tadi agar tidak terjerumus dalam zona perselingkuhan. Hmm hal ini saya rasakan dulu sewaktu LDR hehe. Mana taaahaan… !
Nah, ternyata untuk melakukan hubungan jarak jauh atau LDR ini membawa resiko yang tidak sedikit kan? Kayanya perlu mikir-mikir lagi deh kalau ternyata anda menikah tapi untuk berjauhan. Mending sih kalau cuma sebentar dan selanjutnya anda bisa cepat hidup bersama. Tapi kalau untuk jangka waktu yang lama.. bisa enggak ya? Kesetiaan itu kan sekarang sudah susah ya hehe. Cinta sejati nan setia walau pun tak bersama kayanya cuma ada di novel-novel deh! Sekarang ini banyak pasangan suami istri yang lebih memandang satu hubungan secara realistis dan tidak terpaku pada cinta-cinta yang sifatnya abstrak dan absurd. Emang hidup ini hanya untuk cinta? :D
Untuk itu, bagi anda yang masih LDR sama pasangannya saya ucapkan tetap sabar dan jaga semangat ya! Saling mendo’akan dan tetap menjaga komitmen. Dan bagi anda yang sudah menjalani hubungan dengan normal dan gak jauh-jauhan lagi, saya ucapkan selamat dan semoga hubungan anda tetap langgeng dan dengan kebersamaan ini bisa menambah rasa cinta dan sayang anda tentunya. Semoga bermanfaat ^^

Selasa, 18 September 2012

Kesetiaan Kunci Keluarga Bahagia





Rumah tangga ada yang berlangsung lama, masing-masing setia kepada  perkawinannya hingga kakek nenek, ada yang ketika nikah, pernikahannya dilaksanakan dengan meriah, banyak tamu, banyak ucapan selamat, banyak kado, tetapi, bahtera baru sebentar berlayar, ombak demi ombak datang menghantamnya. Meski sarana materi boleh jadi tercukupi, tetapi di sana   tidak  lagi ada kelembutan, kemesraan dan kesetiaan. Agenda harian  rumah tangga berubah menjadi pertengkaran, kebencian dan makian.  Seorang istri karena setiap hari hatinya terluka karena perbuatan suami mengatakan, 'Saya setiap kali mendengar suara mobil suami datang, saya depresi  dan tangan saya gemetar. Saya lebih senang bila suami tidak pulang.' Itulah gambaran cinta dan kasih sayang yang sudah tidak terawat lagi dalam rumah tangga.

Keanggunan hidup berumah tangga sangat bergantung kepada faktor kesetiaan di antara mereka. Ada hadis Nabi yang menjelaskan bahwa rumah tangga yang kesetiaannya hanya diikat oleh faktor harta benda, tunggulah  kehancuran, karena tabiat harta memang curang.  Ia hanya mau menemani  dalam  keadaan suka, sementara dalam keadaan duka harta justru sering menjadi pemicu permusuhan. Sebuah ungkapan menyebutkan, 'ada uang, abangku sayang, tak ada uang, abang kutendang. Ada uang berarti abang saya, tidak ada uang abang payah.



Ikatan keluarga juga penting sebagai perekat kesetiaan, tetapi tabiat manusia dalam ikatan kekeluargaan bersifat angin-anginan. Pameo berbunyi, famili itu jika berada di tempat yang jauh baunya wangi, tetapi jika berdekatan, apalagi serumah mudah berubah menjadi bau busuk. Konflik antar keluarga sering lebih sulit didamaikan dibanding konflik antar bukan keluarga.


Perekat kesetiaan yang kekal abadi adalah ikatan amal saleh, ikatan kebaikan. Suami isteri yang diikat oleh nilai-nilai kesucian, kebaikan dan ketaqwaan kepada Allah yang mengokohkan keluarga, tahan godaan, tahan banting, tahan ombak. Di kala suka mereka bersyukur, di kala duka mereka bersabar. Sepanjang zaman, mereka tetap kuat, tabah dan indah dan bahkan kebahagiaan dan keindahan masih tetap terasa  meski yang satu sudah mendahului berada di alam lain. Pasangan yang demikianlah yang akan dapat menjadi pasangan bukan hanya seumur hidup, tetapi pasangan dunia akhirat.

SAYANG ADA DEBU DIMATAMU



Bila pasangan baru menikah, suami istri begitu lembut dan bersahaja bahkan ketika seorang suami yang melihat debu dimata istrinya langsung mengungkapkan dengan penuh cinta, 'Sayang, ada debu di matamu' Istripun dengan manja menjawabnya. 'Tiupin dong abang, biar debunya terbang.'  Begitu indah. Serasa dunia milik berdua, orang lain dianggapnya ngontrak semua. Manis, sahdu dan membahagiakan bahkan seperti lirik lagu Iwan Fals 'Jalan bergandengan tak pernah ada tujuan' Kemana-mana jalan bergandengan, berduaan tanpa tujuan hanya untuk menghabiskan waktu dan hari bersama dengan orang yang dicintai dan dikasihi. Kebahagiaan meraih impian bersama orang yang dicintai memaknai keindahan yang diselimuti ambisi dan perasaan yang tulus begitu cepat bertabrakan dengan kerasnya cadas kenyataan kehidupan. Suatu kenyataan yang kacau balau. Sebuah realitas dimana masalah dan problem hidup sehari-hari  menjadi rumit seperti onak dan duri.



Pernikahan memang seindah impian bila kita memiliki kekuatan dan kesabaran untuk menjaga bahtera rumah tangga. Bahtera rumah tangga kita menjadi retak, pahit dan getir ketika menghempas justru disaat kita lemah, mudah menyerah dan tidak memiliki kesabaran didalam menghadapi berbagai kesulitan. Secercah kehidupan rumah tangga yang indah menjadi redup dan anda harus menerima kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Bagi anda yang akan atau sedang mengalami hal itu maka mohonkanlah kepada Allah agar memiliki kekuatan dan kesabaran yang besar agar mampu menjaga bahtera rumah tangga.

Sebab cinta yang hakiki bukan dilewati dengan pujian & sanjungan. Cinta yang hakiki justru diuji dengan berbagai peristiwa yang menyakitkan yang membuat hati kita terluka dan menderita. Allah membentuk dan melatih kita melalui luka itu, bukan pada seberapa besar luka itu tetapi seberapa besar kekuatan & kesabaran yang kita miliki untuk menjalani luka itu. Kekuatan dan kesabaran yang dihiasi kasih sayang itulah yang akan tetap membuat bahtera rumah tangga kita seindah impian sampai akhir hayat, karena Allah mencurahkan rahmat dan kasih sayangNya untuk keluarga kita.  Sebagaimana Sabda Rasulullah, 'Seorang suami apabila memandang istrinya dg kasih sayang & istrinyapun memandang dg kasih sayang maka Allah memandang keduanya dg pandangan kasih sayang. Bila suami memegang telapak tangan istrinya maka dosa-dosa keduanya berguguran dari celah jari-hari tangan keduanya' (HR. Rafi'i).
Sumber : Mukjizat 4457



Add caption



PENDAMPINGKU IDAMANKU


PENDAMPINGKU IDAMANKU




Sungguh indahnya hidup ini bila kita menikah dengan orang yang kita cintai dan orang itu adalah idaman atau pujaan hati kita. Dunia seolah hanya milik berdua, begitu terasa indah bagai hidup disurga, taman penuh bunga semerbak harum mewangi. Bayangan pendamping idaman sering waktu hadir begitu nyata dalam keseharian, masa manis dan indah terlewati. Begitu kehidupan rumah tangga dijalani, berbagai kesulitan dilewati, sang pendamping terlihat sosok sejatinya. Partner hidup yang tidak simpatik bahkan menyebalkan. Perilaku buruk mulai terlihat, sangat berbeda dengan yang kita kenal sebelum menikah dulu. Sifat yang santun, ramah dan penuh kasih sayang  yang dulu ada pada dirinya, kini seolah sirna, diganti dengan perilaku yang kasar dan keras menghambur dalam kehidupan sehari-hari sehingga pendamping hidup kita yang disebut sebagai qurrata a'yun atau penyejuk hati benar-benar hanyalah impian, sulit untuk diwujudkan.


Padahal Rasulullah mengingatkan kita bahwa salah satu ciri di dalam keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah adalah adanya kelembutan dan kasih sayang pada keluarga itu. 'Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi suatu keluarga maka Allah akan memasukkan rasa kelembutan dan kasih sayang  dalam diri mereka.' (HR. Imam Ahmad). Tercerabutnya kelembutan dan kasih sayang dari dalam seorang suami atau istri menyebabkan diri mereka bagai ongkokan kebusukan yang memperkeruh suasana di dalam Rumah tangga. Hilang keimanan dan ketaqwaan kepada Allah dari dalam diri pasangan suami istri menyebabkan carut marutnya sebuah rumah tangga. Akibatnya timbullah prasangka-prasangka buruk penuh kebencian, ketenteraman telah hilang membuat keluarga terancam kolaps.

Pendampingku idamanku bukan sosok diluar sana namun meletakkan diri kita sebagai sosok idaman bagi orang yang kita cintai. Kitalah yang menjadikan pendamping idaman bagi keluarga kita,  Pendamping idaman adalah sebuah upaya untuk menjaga keluarga kita dari kehancuran. Apapun yang terjadi, kitalah yang harus berupaya menjaga keluarga agar tetap utuh, indah dan bahagia. Ada tujuh faktor yang orang sering mengabaikan yang bisa menyebabkan kehancuran sebuah keluarga. Diantaranya adalah.

Pertama, Akidah yang keliru atau sesat, misalnya mempercayai kekuatan dukun, magis. Bimbingan dukun bukan saja membuat langkah hidup tidak rasional, tetapi juga bisa menyesatkan pada bencana yang fatal.

Kedua, Makanan yang tidak halalan thayyiban. Menurut hadis Nabi, sepotong daging dalam tubuh manusia yang berasal dari makanan haram, cenderung mendorong pada perbuatan yang haram juga (qith`at al lahmi min al haram ahaqqu ila an nar). Semakna dengan makanan, juga rumah, mobil, pakaian dan lain-lainnya.

Ketiga, Kemewahan. Menurut al Qur’an, kehancuran suatu bangsa dimulai dengan kecenderungan hidup mewah, mutrafin (Q/17:16), sebaliknya kesederhanaan akan menjadi benteng kebenaran. Keluarga yang memiliki pola hidup mewah mudah terjerumus pada keserakahan dan perilaku manyimpang yang ujungnya menghancurkan keindahan hidup berkeluarga.

Keempat, Pergaulan yang tidak terjaga kesopanannya (dapat mendatangkan WIL dan PIL). Oleh karena itu suami atau isteri harus menjauhi berduaan dengan yang bukan muhrim, sebab meskipun pada mulanya tidak ada maksud apa-apa atau bahkan bermaksud baik, tetapi suasana psikologis berduaan akan dapat menggiring pada perselingkuhan.

Kelima, Kebodohan. Kebodohan ada yang bersifat  matematis, logis dan ada juga kebodohan sosial. Pertimbangan hidup tidak selamanya matematis dan logis, tetapi juga ada pertimbangan logika sosial dan matematika sosial.

Keenam, Akhlak yang rendah. Akhlak adalah keadaan batin yang menjadi penggerak tingkah laku. Orang yang kualitas batinnya rendah mudah terjerumus pada perilaku rendah yang sangat merugikan.

Ketujuh, Jauh dari agama. Agama dalah tuntunan hidup. Orang yang mematuhi agama meski tidak pandai, dijamin perjalanan hidupnya tidak menyimpang terlalu jauh dari rel kebenaran. Orang yang jauh dari agama mudah tertipu oleh sesuatu yang seakan-akan menjanjikan padahal palsu.